Cara Membuat Marketing Plan yang Benar, Ini Poin Pentingnya

Cara Membuat Marketing Plan yang Benar, Ini Poin Pentingnya | TopKarir.com
15 APR 2021 11:48 TINGKATKAN KARIRMU 704 KALI DI BACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Marketing plan adalah dokumen tertulis yang menjelaskan upaya periklanan dan pemasaran untuk tahun yang akan datang.

 

Dokumen ini mencakup pernyataan situasi pemasaran, pengelompokan target pelanggan, posisi perusahaan serta deskripsi bauran pemasaran yang ingin digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran kamu.

 

Perusahaan membutuhkan rencana pemasaran seperti halnya perusahaan membutuhkan rencana bisnis

 

Nah, berikut adalah cara menulis rencana pemasaran yang mencangkup lima bagian penting yang harus ada dalam marketing plan kamu:

1. Analisis Situasi

Analisis situasi berisi gambaran umum tentang situasi bisnis saat ini dan poin-poin apa saja yang menjadi tolak ukur keberhasilan bisnis di masa depan.

 

Mulailah dengan deskripsi singkat tentang penawaran produk atau layanan bisnis saat ini, keuntungan dan tantangan pemasaran yang dihadapi, dan lihat ancaman yang ditimbulkan oleh pesaingmu. 

 

Jelaskan kekuatan dari luar yang akan mempengaruhi bisnis di tahun mendatang. Ini bisa berupa apa saja, mulai dari tingkat traffic yang berkurang karena pesaing hingga adanya perubahan hukum yang dapat menghalangi.

2. Target Audiens

Semua yang dibutuhkan di sini adalah deskripsi point sederhana tentang target pelanggan kamu. Jika kamu memasarkan kepada konsumen, tulis profil audiens target berdasarkan demografi, termasuk usia, jenis kelamin, dan karakteristik penting lainnya. 

 

Sedangkan untuk bisnis B2B, kamu harus membuat daftar target pelanggan berdasarkan kategori, seperti hukum, kesehatan hingga pusat perbelanjaan dan menyertakan kriteria kualifikasi untuk masing-masing target pelanggan.

3. Tujuan

Dalam satu halaman atau kurang, buat daftar tujuan pemasaran perusahaan untuk tahun yang akan datang. Kuncinya adalah membuat tujuanmu realistis dan terukur sehingga kamu dapat dengan mudah mengevaluasi kinerja perusahaan. 

 

Kamu akan berada dalam posisi yang jauh lebih baik untuk mengukur kemajuan pemasaran dengan tujuan seperti, contohnya "Meningkatkan penjualan 10 persen di kuartal pertama, 15 persen di kuartal kedua, 15 persen di kuartal ketiga dan 10 persen di kuartal keempat perempat”.

4. Strategi dan Taktik

Bagian ini mungkin menjadi salah satu bagian paling penting dalam rencana pemasaran. Kamu harus menyediakan ruang sebanyak mungkin memberikan gambaran umum tentang strategi pemasaran dan membuat daftar setiap taktik sesuai yang akan dijalankan. 

 

Berikut ini contohnya: Seorang klien dari produk fashion. Salah satu sasarannya adalah meningkatkan penjualan ke pasar fashion terbesar di tiga negara bagian sebesar 20 persen. 

 

Sejumlah strategi yang harus dikembangkan mencakup membuat penawaran khusus setiap bulan kepada grup prospek ini  dan salah satu taktiknya adalah menggunakan email bulanan untuk memasarkan produk kepada calon pelanggan potensial.

5. Rincian Anggaran

Bagian terakhir dari marketing plan mencakup rincian singkat tentang biaya yang terkait dengan setiap strategi yang disusun. Jadi, jika kamu berencana untuk mengadakan pameran di tiga pameran dagang per tahun.

 

Misalnya, kamu akan memasukkan biaya untuk berpartisipasi dalam pertunjukan dan menyiapkan serta materi pemasaran tersebut. 

 

Jika kamu menemukan taktik yang dipilih terlalu mahal, kamu dapat kembali dan membuat revisi sebelum mencapai anggaran akhir. Kamu dapat menyesuaikan marketing plan saat bisnis tumbuh dan program pemasaran mulai berkembang. 

 

Nah, selain perihal marketing plan bisnis, temukan tips karir terbaik lainnya di sini. Temukan juga berbagai lowongan kerja yang lagi kamu cari di JatimCerdas.id.

 

  • Login terlebih dahulu jika ingin meninggalkan komentar.